Meski tidak seefektif cara-cara di atas, proses persalinan juga dapat dipercepat dengan metode-metode alami. Dari segi medis, manfaat metode tersebut memang belum sepenuhnya teruji, namun tidak ada salahnya untuk mencoba. Pastikan dulu kamu mendapat persetujuan dari dokter sebelum mencoba metode alamiah. Berikut penjelasannya:
Berhubungan intim. Aktivitas ini bisa membuat tubuh memproduksi prostaglandin, yaitu hormon yang mirip dengan zat yang terdapat pada obat-obatan medis untuk mempercepat proses persalinan. Pastikan suami melakukan ejakulasi di dalam vagina karena hormon prostaglandin juga terkandung pada cairan ejakulasi tersebut.
Meski sebenarnya teori mengenai berhubungan seks bisa mempercepat persalinan belum terbukti, namun tidak ada salahnya dicoba. Lagipula, teori ini juga kerap mendapatkan tanggapan positif dari para dokter dan bidan.
Cara ini bisa dicoba ketika kehamilanmu sudah sangat jauh melewati tangga prediksi kelahiran juga.
Menstimulasi puting payudara. Hal ini bisa membuat rahim mengalami kontraksi dan kemungkinan dapat membawamu lebih dekat pada proses persalinan. Prosedur ini kemungkinan juga bisa merangsang rahim secara berlebihan dan membuat bayi menjadi stres. Karena hal tersebut, prosedur ini harus dilakukan di bawah pengawasan tim medis.
Akupuntur. Metode ini bisa dipercaya dapat memulai kontraksi persalinan. Kunci dari teknik ini adalah dengan sering latihan dan mulai sejak dini, yaitu di minggu ke-37.
Banyak bergerak. Jika kamu sudah berada di rumah bersalin, disarankan untuk tidak berdiam diri di tempat tidur. Beranjaklah karena posisi berdiri dan bergerak-gerak bisa menguatkan kontraksi.
Apabila berbagai metode di atas belum juga membawamu lebih dekat kepada kelahiran Si Kecil, jalur operasi caesar lebih mungkin dilakukan, terutama jika air ketubanmu sudah pecah.
Menjalani proses persalinan yang lama memang melelahkan dan dapat membuat stres. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa merelaksasi diri dengan meminta pasanganmu untuk memijat tubuhmu, mempraktikkan teknik pernapasan, mendengarkan lagu kesukaanmu, ubah posisi atau makan dan minum ketika kamu membutuhkannya.
Sumber : alodokter.com